Pengarang : Kaiji Kawaguchi

Penerbit : Level Comics ( 2008 )

Hasil wawancara Takashi Jo dengan orang-orang di sekeliling Kenneth Yamaoka makin mengukuhkan sisi positif kandidat Presiden AS veteran perang Vietnam tersebut. Namun justru dari mulut Yamaoka sendiri, Takashi diberikan gambaran bahwa sang senator tidaklah sebersih yang ia duga ! Ingatan akan kematian misterius ibunya kembali hadir, menimbulkan kecurigaan dan amat memukul jiwa Takashi.

Sementara itu, pertarungan antara Yamaoka dan lawan politiknya Albert Noah (Albert Nore dalam 2 volume sebelumnya) yaitu memperebutkan dukungan walikota New York, Gill Blackburn. Blackburn politikus senior yang memiliki kekuatan koneksi luas dengan pimpinan berbagai ras di kotanya. Yamaoka harus beradu cerdik karena Blackburn selain memiliki ambisi pribadi merupakan petarung politik tua yang sulit ditebak kemauannya.

Pada akhir kisah, diselipkan dua halaman penuh penjelasan mengenai sistem pemilihan Presiden Amerika. Lebih komprehensif dibandingkan penjelasan sekilas dalam jalan cerita di volume sebelumnya.

Setelah dipuaskan dengan gambaran heroik, mulai terlihat sisi gelap seorang Kenneth Yamaoka, yang sanggup berbuat kejam untuk memenangkan pertempuran. Kawaguchi sengaja membuat pembaca terombang-ambing dalam memutuskan apakah akan bersimpati atau membenci tokoh tersebut. Penentunya hanya satu : sudut pandang seorang Takashi yang memang berperan sebagai tokoh kunci pembuka kedok masa lalu Yamaoka.

Kemunculan tokoh kuat walikota New York Blackburn cukup mengejutkan karena disini dia digambarkan berkulit hitam, dalam kenyataan deretan walikota New York adalah berkulit putih. Agaknya Kawaguchi ingin menyimpang dari kebiasaan memunculkan cameo, walaupun tidak 100% (karena setelah dilihat-lihat karakter wajah Blackburn mirip Kolonel Sanders KFC!!).

Di luar dugaan, ternyata rentang waktu terbitnya Eagle vol. 3 dengan Eagle vol. 2 tidak terlalu jauh. Cukup menyenangkan, karena tidak harus menggali ingatan lagi mengenai detail kisah sebelumnya. Dari segi terjemahan, sangat disayangkan terjadi inkonsistensi nama wapres AS dari Nore menjadi Noah. Mungkin ini kesalahan terjemahan yang dianggap kecil, namun akan lebih baik jika ada footnote atau pengumuman khusus dari redaksi mengenai perubahan ini agar tidak menimbulkan kebingungan (saya sempat mengira ada kandidat lain). Semoga menjadi catatan Level Comics di edisi-edisi selanjutnya.

Kategori : 17+